04 September 2026
Produk Karya Siswa MA Mambaul Ulum 2 Pamekasan Terpilih Dipajang di Madrasah Expo Jatim 2026
SIDOARJO — Seseorang pernah berkata bahwa hal-hal terbaik sering kali lahir dari tempat yang sunyi, dari ketelitian anak-anak muda yang telaten merawat detail. Pada Selasa, 1 September 2026, di tengah riuk rendah Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur tempat Madrasah Expo 2026 digelar, keriuhan itu menjelma menjadi deretan meja pameran. Di salah satu sudutnya, stan Kabupaten Pamekasan berdiri tegak, memajang deretan karya tangan dari siswa-siswi MA Mambaul Ulum 2. Di sana, para pengunjung tidak hanya datang untuk melihat, tetapi untuk mengendus aroma fermented yang samar dan mengagumi serat-serat daun yang tercetak presisi di atas kain. Produk-produk karya siswa MA Mambaul Ulum 2 ini membawa sesuatu yang lebih dari sekadar pajangan: mereka menghadirkan bukti gairah eksplorasi anak muda dari daerah. Produk-produk inovasi unggulan karya siswa MA Mambaul Ulum 2 yang dipajang di stan Kabupaten Pamekasan. Sebut saja MAMUCHA, racikan kombucha hasil eksperimen fermentasi yang asam-manisnya pas di lidah. Di sampingnya, botol-botol yogurt dingin berjejer rapi, menjanjikan kesegaran olahan susu yang dibuat dengan perhitungan cermat. Namun ketelitian mereka tidak berhenti di urusan konsumsi. Di bagian lain stan, bergantung tas-tas ecoprinting dengan warna alami yang ditransfer langsung dari dedaunan—sebuah usaha merekam jejak alam di atas kain tanpa bahan kimia berlebih. Tak ketinggalan, buket-buket mewah serta perangkaian bunga hias memberi sentuhan estetika yang elegan di antara keramaian expo. Kualitas dan keunikan produk-produk tersebut tak pelak memantik perhatian para pengunjung pameran. Salah satunya adalah Dr. Laili Nikmah, M.Pd., Kepala MTsN 4 Tulungagung, yang tertahan cukup lama di depan stan Pamekasan. Dengan cermat ia mengamati setiap karya yang dipajang sebelum melontarkan apresiasinya. "Inovasi anak-anak muda, khususnya karya siswa MA Mambaul Ulum 2 ini, sungguh di luar ekspektasi. Mereka tidak hanya paham teori, tetapi mampu melahirkan produk konkret yang bernilai guna dan estetis." Beliau memuji bagaimana keberanian para siswa memadukan sains, seni, dan kepedulian lingkungan melalui produk-produk tersebut. Lebih lanjut, beliau menaruh harapan besar agar semangat eksplorasi anak-anak madrasah terus berlanjut. "Saya sangat berharap anak-anak ini tidak cepat puas dan terus bereksplorasi. Dunia di luar sana membutuhkan anak muda yang kreatif, berani mencoba hal baru, dan sanggup memberi nilai tambah pada hal-hal sederhana di sekitarnya." Dr. Laili Nikmah, M.Pd memberikan Apresiasi Karya siswa MAMUDA di Madrasah Expo 2026. Kehadiran produk-produk kreatif tersebut akhirnya membawa apresiasi manis bagi kontingen. Ketika pengumuman dibacakan di penghujung acara, stan Kabupaten Pamekasan dipanggil untuk naik ke atas panggung: mereka berhasil meraih Juara 3 Inovasi Stan Terbaik. Deretan produk di stan itu—kombucha yang berbuih halus, rajutan tas beraroma daun, hingga bunga hias yang terampil—menjadi bukti nyata bahwa buah karya dari sebuah madrasah di Pamekasan mampu meretas jalannya sendiri hingga berbunyi nyaring di tingkat provinsi.